Dharma Wanita Persatuan Provinsi DKI Jakarta menggelar Pelatihan Ekonomi Kreatif “Kreasi Makrame” di Aula Bapenda Provinsi DKI Jakarta, Kamis (23/7). Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari pengurus, Ketua Dharma Wanita Persatuan UP se-DKI Jakarta beserta anggota.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto, beserta pengurus DWP Provinsi DKI Jakarta.

Pelatihan Ekonomi Kreatif Membuat Makrame merupakan salah satu program kerja Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Provinsi DKI Jakarta yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggota melalui seni makrame. selain itu kegiatan ini menghadirkan narasumber pelatihan makrame, Ayu Purwati Lestari dan tim. Tak hanya itu, kegiatan ini juga terselenggara atas kolaborasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi DKI Jakarta melalui Jakarta Creative Hub, sebagai bentuk sinergi dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui pengembangan ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto, menyampaikan bahwa perempuan, khususnya seorang ibu dalam rumah tangga, memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Melalui pelatihan ini, DWP Provinsi DKI Jakarta ingin memberikan ilmu dan keterampilan makrame kepada para anggota agar dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha maupun menambah penghasilan keluarga.

“Perempuan atau seorang ibu dalam rumah tangga memiliki kewajiban untuk membantu ekonomi keluarga. Salah satunya, kami dari DWP Provinsi DKI Jakarta memberikan pelatihan dan ilmu kepada para anggota agar memiliki keterampilan membuat makrame. Harapannya, keterampilan ini dapat dikembangkan di rumah dan diteruskan kepada anggota lainnya sehingga manfaatnya semakin luas,” ujar Lisniawati.

Selain mengikuti pelatihan, para peserta juga dapat mengunjungi bazar yang turut memeriahkan kegiatan. Bazar menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk, sehingga semakin memperkuat semangat pemberdayaan ekonomi di lingkungan Dharma Wanita Persatuan.

Melalui kegiatan ini, DWP Provinsi DKI Jakarta berharap keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi mampu melahirkan karya-karya kreatif yang bernilai ekonomi, meningkatkan produktivitas, membuka peluang usaha, serta memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga dan masyarakat.

Scroll to Top